Pendosa

Ah, aku berpikir tentang para pendosa yang bisa jadi aku termasuk di dalamnya. Mereka yang tertawa terbahak-bahak jumawa di kala ringan, terlupa akan darimana datangnya bahagia.

Sebagian dari para pendosa tak pernah ingat atau bahkan mengenal Tuhannya. Sebagian lagi memilih untuk tak percaya atau berpaling dari-Nya dengan mengetahui keberadaan-Nya.

Namun ada sebagian dari pendosa, yang mengingat Tuhannya di kala roda kehidupannya ada di bawah. Di saat itu mereka mengingat Tuhannya sembari meminta ampun atas dosa yang akan mereka ulangi lagi kelak.

Lalu aku bertanya mana yang lebih baik, hanya mengingat Tuhan di kala susah atau sama sekali tak mengingat-Nya? Atau karena jelas tiada kebaikan dari keduanya, aku bertanya dimanakah posisi para pendosa yang demikian?

Satu yang pasti, Tuhan itu Mahabaik. Ketika dalam susah ataupun dosa sekilas kau mengingat Tuhan, di situ Tuhan hadir menyapa kita, memanggil kita untuk kembali kepada-Nya.

Tuhan selalu punya rencana, untuk orang suci ataupun untuk pendosa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s